August 21, 2026

Jangan Asal Cuci! Ini Cara Mencuci Pakaian dengan Manik-Manik agar Tidak Lepas

Home » Blogs » Jangan Asal Cuci! Ini Cara Mencuci Pakaian dengan Manik-Manik agar Tidak Lepas

Jangan Asal Cuci! Ini Cara Mencuci Pakaian dengan Manik-Manik agar Tidak Lepas

by : 
faris
Cara Mencuci Pakaian dengan Manik Manik

Pakaian dengan manik-manik memang punya daya tarik tersendiri. Detail kecil yang berkilau bisa membuat blouse, dress, kebaya, atau atasan sederhana terlihat lebih elegan. Namun, mencuci pakaian seperti ini tidak bisa disamakan dengan mencuci kaus atau celana biasa.

Salah cara mencuci, manik-manik bisa lepas, benangnya tertarik, bahkan permukaannya menjadi kusam. Tenang, bukan berarti pakaian bermanik harus selalu dibawa ke laundry. Dengan teknik yang tepat, Anda tetap bisa mencucinya sendiri di rumah.

Berikut cara mencuci pakaian dengan manik-manik agar tetap utuh dan terlihat cantik lebih lama.

1. Periksa Label Perawatan Terlebih Dahulu

Sebelum mencuci, biasakan melihat label perawatan pada pakaian. Perhatikan apakah pakaian diperbolehkan dicuci dengan air, harus dicuci menggunakan tangan, atau justru hanya boleh dry clean.

Jika terdapat banyak manik-manik, payet, bordir, atau hiasan yang dijahit pada kain, mencuci dengan tangan biasanya menjadi pilihan yang lebih aman dibandingkan menggunakan mesin cuci.

Jangan langsung mencuci hanya karena pakaian terlihat tidak terlalu kotor. Perawatan yang sesuai sejak awal dapat membantu menjaga bentuk kain sekaligus mengurangi risiko manik-manik terlepas.

2. Balik Pakaian Sebelum Dicuci

Ini adalah langkah sederhana tetapi sangat penting.

Balik pakaian sehingga bagian luar yang memiliki manik-manik berada di dalam. Dengan begitu, manik-manik tidak langsung bergesekan dengan tangan, wadah cucian, atau pakaian lainnya.

Jika memungkinkan, masukkan pakaian ke dalam laundry bag berbahan lembut. Cara ini memberikan perlindungan tambahan, terutama ketika pakaian harus dicuci bersama beberapa item lain.

3. Gunakan Air Dingin dan Deterjen Lembut

Hindari air panas karena suhu tinggi dapat memengaruhi serat kain dan perekat tertentu yang digunakan pada hiasan pakaian.

Gunakan air dingin atau air bersuhu normal. Pilih deterjen yang lembut dan jangan menuangkannya terlalu banyak.

Larutkan deterjen terlebih dahulu ke dalam air sebelum memasukkan pakaian. Hindari menuangkan deterjen pekat langsung ke permukaan pakaian karena dapat meninggalkan noda atau membuat warna kain berubah.

4. Jangan Mengucek Bagian yang Bermanik

Inilah kesalahan yang paling sering dilakukan.

Saat menemukan noda, jangan langsung menggosok atau mengucek bagian tersebut dengan kuat. Gesekan dapat membuat benang pengikat manik-manik tertarik atau menyebabkan beberapa hiasan terlepas.

Cukup rendam pakaian sebentar, kemudian gerakkan perlahan di dalam air. Untuk noda tertentu, gunakan jari dengan lembut pada bagian kain yang tidak memiliki hiasan.

Semakin minim gesekan, semakin kecil risiko manik-manik rusak.

5. Hindari Memeras dengan Kuat

Setelah selesai mencuci, jangan memelintir pakaian seperti mencuci kaus atau handuk.

Memeras dengan kuat dapat membuat kain berubah bentuk dan memberikan tekanan pada manik-manik. Sebagai gantinya, angkat pakaian dengan hati-hati lalu tekan perlahan untuk mengurangi air.

Anda juga bisa meletakkan pakaian di atas handuk bersih, menggulungnya perlahan, kemudian menekan bagian atasnya. Handuk akan membantu menyerap kelebihan air tanpa memberikan tekanan berlebihan pada hiasan.

6. Jemur di Tempat Teduh

Pakaian bermanik sebaiknya tidak langsung dijemur di bawah sinar matahari yang terik.

Pilih tempat yang teduh dan memiliki sirkulasi udara baik. Hindari menggantung pakaian yang masih sangat basah karena berat air dapat membuat kain melar.

Untuk pakaian tertentu, terutama yang berbahan lembut atau memiliki banyak hiasan, mengeringkannya dalam posisi datar bisa menjadi pilihan yang lebih aman.

Pastikan pakaian benar-benar kering sebelum disimpan agar tidak menimbulkan bau lembap.

7. Jangan Sembarangan Menyetrika

Panas langsung dari setrika dapat merusak beberapa jenis manik-manik atau membuat permukaannya berubah.

Jika pakaian perlu disetrika, balik bagian dalam pakaian dan gunakan suhu rendah sesuai jenis kainnya. Hindari menempelkan setrika langsung pada manik-manik.

Untuk pakaian dengan hiasan yang sangat banyak, steamer juga perlu digunakan dengan hati-hati dan tidak terlalu dekat dengan permukaan manik-manik.

8. Simpan dengan Cara yang Tepat

Perawatan pakaian bermanik tidak berhenti setelah selesai dicuci.

Pastikan pakaian sudah benar-benar kering sebelum disimpan. Untuk pakaian yang berat karena banyak hiasan, melipatnya dengan rapi terkadang lebih aman daripada menggantungnya terlalu lama.

Jika digantung, gunakan hanger yang kokoh dan tidak memiliki bagian tajam yang berpotensi tersangkut pada benang atau manik-manik.

Kalau pakaian bermanik Anda cukup mahal, memiliki hiasan yang rumit, atau Anda khawatir salah mencuci, Falisha Laundry dapat menjadi pilihan praktis untuk membantu merawat pakaian agar tetap bersih dan terjaga.

Mencuci pakaian dengan manik-manik sebenarnya tidak sulit. Kuncinya adalah mengurangi gesekan, tekanan, panas, dan tarikan selama proses pencucian hingga pengeringan.

Mulai dari membalik pakaian, menggunakan air dingin dan deterjen lembut, mencuci secara perlahan, tidak memeras, hingga mengeringkannya di tempat teduh. Dengan perawatan sederhana tersebut, manik-manik tetap terjaga dan pakaian favorit Anda bisa terlihat cantik lebih lama.

Dengan mengetahui cara mencuci pakaian dengan manik-manik yang tepat, Anda tidak perlu khawatir pakaian kesayangan cepat rusak hanya karena proses pencucian yang kurang tepat.

Laundry Express Jogja
2016-2024 © Expressnesia Group
Butuh bantuan? Chat saja.
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram