February 10, 2026

Kesalahan Umum Saat Mencuci Selimut dan Sprei

Home » Blogs » Kesalahan Umum Saat Mencuci Selimut dan Sprei

Kesalahan Umum Saat Mencuci Selimut dan Sprei

falishalaundryjogja.com
February 10, 2026
by : 
faris
Kesalahan mencuci selimut dan sprei

Mencuci selimut dan sprei kelihatannya sepele. Tinggal masuk mesin cuci, tuang deterjen, pencet tombol, selesai. Padahal kenyataannya, banyak orang tanpa sadar melakukan kesalahan yang bikin selimut jadi bau apek, sprei cepat rusak, atau malah terasa nggak bersih. Sayang kan, kalau perlengkapan tidur yang harusnya bikin nyaman justru bikin masalah?

Nah, biar kamu nggak terjebak di kesalahan yang sama, yuk kita bahas satu per satu kesalahan umum saat mencuci selimut dan sprei—plus tips simpelnya supaya hasil cucian tetap bersih, wangi, dan awet.

1. Jarang Dicuci

Ini kesalahan paling klasik. Banyak orang berpikir selimut dan sprei nggak cepat kotor karena cuma dipakai tidur. Padahal, setiap malam tubuh kita melepaskan keringat, minyak, dan sel kulit mati. Belum lagi kalau kamu punya hewan peliharaan atau sering makan di atas kasur.

Idealnya, sprei dicuci setiap 1–2 minggu sekali. Selimut bisa dicuci setiap 2–4 minggu, tergantung pemakaian. Kalau terlalu lama, kotoran menumpuk dan bau jadi makin susah hilang.

2. Memasukkan Selimut Terlalu Penuh ke Mesin Cuci

Karena ukurannya besar, selimut sering “dipaksa” masuk ke mesin cuci. Akibatnya, air dan deterjen nggak bisa bersirkulasi dengan baik. Hasilnya? Selimut terlihat bersih di luar, tapi bagian dalamnya masih kotor dan bau.

Kalau mesin cuci terasa terlalu penuh, lebih baik cuci selimut satu per satu. Atau kalau ukurannya besar dan tebal, pertimbangkan laundry profesional yang punya mesin khusus untuk cucian bulky.

3. Salah Pilih Deterjen

Banyak yang mengira makin banyak deterjen, makin bersih. Padahal justru sebaliknya. Deterjen berlebihan bisa meninggalkan residu di serat kain, bikin sprei terasa kaku dan selimut jadi gampang bau.

Gunakan deterjen secukupnya, dan kalau bisa pilih yang lembut atau khusus untuk kain besar. Untuk sprei berbahan katun atau linen, deterjen ringan sudah lebih dari cukup.

4. Menggunakan Air Terlalu Panas Tanpa Cek Label

Air panas memang ampuh membunuh kuman, tapi bukan berarti selalu aman. Beberapa bahan sprei dan selimut bisa menyusut, pudar warnanya, atau rusak kalau dicuci dengan suhu tinggi.

Biasakan baca label perawatan sebelum mencuci. Kalau ragu, air dingin atau hangat suam-suam kuku biasanya jadi pilihan paling aman.

5. Mengabaikan Tahap Pengeringan

Selimut dan sprei yang tidak kering sempurna adalah sumber bau apek nomor satu. Banyak orang buru-buru melipat atau menyimpan selimut yang masih sedikit lembap. Awalnya nggak terasa, tapi setelah beberapa hari… baunya muncul.

Pastikan selimut benar-benar kering sebelum dilipat. Kalau menjemur, bolak-balik posisinya agar kering merata. Kalau pakai dryer, tambahkan waktu pengeringan dan pastikan tidak menggumpal di satu sisi.

6. Jarang Membersihkan Mesin Cuci

Mesin cuci yang kotor bisa memindahkan bau dan jamur ke selimut dan sprei. Jadi meskipun kamu mencuci dengan benar, hasilnya tetap kurang maksimal.

Luangkan waktu sebulan sekali untuk membersihkan mesin cuci. Bisa pakai cairan khusus atau cara sederhana seperti cuka dan baking soda.

7. Tidak Memisahkan Warna dan Jenis Bahan

Sprei putih dicampur dengan selimut warna gelap? Risiko warnanya luntur cukup besar. Selain itu, bahan yang berbeda butuh perlakuan berbeda juga.

Pisahkan cucian berdasarkan warna dan jenis bahan. Sprei tipis sebaiknya tidak dicampur dengan selimut tebal agar tidak cepat rusak.

8. Terlalu Sering Pakai Pewangi Berlebihan

Wangi memang bikin tidur makin nyaman, tapi pewangi berlebihan bisa menumpuk di kain dan memicu bau aneh setelah beberapa kali cuci. Bahkan, bagi sebagian orang, residu pewangi bisa bikin kulit iritasi.

Gunakan pewangi secukupnya, atau pilih yang aromanya lembut dan cepat hilang.

Mencuci selimut dan sprei itu bukan cuma soal bersih, tapi juga soal kenyamanan dan kesehatan. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan kecil di atas, kamu bisa menjaga perlengkapan tidur tetap awet, wangi, dan nyaman dipakai setiap malam.

Kalau kamu sering ragu mencuci selimut tebal atau sprei ukuran besar di rumah, Falisha Laundry bisa jadi solusi praktis—dicuci dengan mesin khusus, hasilnya bersih, wangi, dan tetap aman untuk kain.

Ingat, tidur yang nyenyak dimulai dari tempat tidur yang bersih. Jadi, yuk rawat selimut dan sprei dengan cara yang benar.

Laundry Express Jogja
2016-2024 © Expressnesia Group
Butuh bantuan? Chat saja.
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram