
Banyak orang fokus ke deterjen dan cara mencuci, tapi lupa satu tahap penting: membilas baju. Padahal, proses bilas ini punya pengaruh besar ke kebersihan, kenyamanan, dan keawetan pakaian.
Nggak percaya? Yuk, kita bahas kesalahan membilas baju yang sering dianggap sepele, tapi efeknya bikin nyesel di belakang.
1. Bilas Sekali Lalu Dianggap Cukup
Ini kesalahan paling umum. Banyak yang berpikir, “Busa sudah hilang, berarti bersih.” Padahal belum tentu.
Sisa deterjen masih bisa tertinggal di serat kain meski busanya sudah nggak kelihatan. Dampaknya:
- baju terasa kaku
- kulit jadi gatal
- bau aneh muncul setelah kering
Idealnya, bilas 2–3 kali sampai air benar-benar bening.
2. Terlalu Banyak Pakai Deterjen Sejak Awal
Kesalahan ini sebenarnya dimulai dari proses mencuci. Deterjen kebanyakan bikin proses bilas jadi setengah mati.
Akibatnya:
- susah bersih total
- residu menumpuk di kain
- warna baju cepat kusam
Ingat, lebih banyak deterjen ≠ lebih bersih.
3. Air Bilasan Tidak Mengalir dengan Baik
Kalau kamu membilas manual di ember yang airnya dipakai berulang-ulang, itu sama saja seperti “mandi di air kotor”.
Air bilasan yang tidak diganti bisa bikin:
- kotoran kembali menempel
- bau nggak sedap
- hasil cucian terasa kurang segar
Solusinya simpel: ganti air bilasan setiap kali.
4. Terburu-Buru Karena Mau Cepat Selesai
Kadang karena capek atau dikejar waktu, bilas dilakukan asal-asalan. Padahal ini justru bikin:
- baju cepat bau
- kulit iritasi
- hasil cuci terasa “kurang bersih”
Lebih baik tambah 5 menit di bilasan daripada harus cuci ulang.
5. Tidak Memperhatikan Jenis Kain
Setiap bahan punya kebutuhan bilas yang beda. Misalnya:
- handuk & selimut: butuh bilasan ekstra
- bahan halus: butuh bilasan lembut tapi bersih
- jeans: jangan terlalu lama direndam
Menyamaratakan semua jenis baju bisa bikin beberapa kain cepat rusak.
6. Langsung Pakai Pewangi Saat Bilasan Awal
Pewangi seharusnya dipakai di bilasan terakhir, bukan di awal. Kalau salah urutan:
- pewangi bercampur residu deterjen
- bau jadi nggak tahan lama
- kain terasa lengket
Urutan yang benar: bilas bersih dulu, baru pewangi.
7. Mesin Cuci Terlalu Penuh
Kalau mesin cuci diisi penuh sesak, air bilasan nggak bisa bersirkulasi dengan baik. Akibatnya:
- bilasan tidak maksimal
- deterjen tertinggal
- baju jadi bau apek setelah kering
Isi mesin secukupnya, beri ruang supaya air bisa bekerja.
Tips Membilas Baju Agar Hasil Lebih Maksimal
✔ Gunakan deterjen secukupnya
✔ Pastikan air bilasan jernih
✔ Tambah bilasan untuk handuk & selimut
✔ Jangan terburu-buru
✔ Perhatikan jenis kain
Membilas baju bukan sekadar formalitas. Kalau tahap ini disepelekan, efeknya bisa ke mana-mana: dari baju bau, kulit gatal, sampai kain cepat rusak.
Jadi mulai sekarang, yuk lebih teliti saat membilas. Atau kalau mau praktis tanpa ribet, serahkan saja ke laundry profesional seperti Falisha laundry yang tahu betul cara bilas bersih dan aman untuk semua jenis pakaian.

