December 15, 2025

Kapan Waktu Ideal Mencuci Selimut? Banyak yang Salah!

Home » Blogs » Kapan Waktu Ideal Mencuci Selimut? Banyak yang Salah!

Kapan Waktu Ideal Mencuci Selimut? Banyak yang Salah!

falishalaundryjogja.com
December 15, 2025
by : 
faris
kapan waktu ideal mencuci selimut

Jujur saja—kapan terakhir kali kamu mencuci selimut?
Kalau jawabannya “kayaknya bulan lalu… atau malah lupa,” tenang, kamu nggak sendirian. Banyak orang masih mengira selimut itu cukup dicuci kalau sudah kelihatan kotor atau bau. Padahal, selimut termasuk benda yang paling sering bersentuhan langsung dengan tubuh setiap hari.

Nah, di sinilah banyak orang salah. Yuk, kita bahas kapan sebenarnya waktu ideal mencuci selimut, plus alasan kenapa kebiasaan menunda cuci selimut bisa bikin masalah.

Selimut Terlihat Bersih ≠ Selimut Benar-Benar Bersih

Walaupun tampak bersih, selimut itu menyimpan banyak “penghuni tak terlihat”, seperti:

  • keringat
  • minyak alami dari kulit
  • debu dan tungau
  • sisa skincare atau lotion

Semua ini menumpuk sedikit demi sedikit setiap malam. Jadi meskipun selimutmu wangi, bukan berarti dia bebas dari bakteri.

Jadi, Kapan Waktu Ideal Mencuci Selimut?

Jawabannya tergantung jenis selimut dan kebiasaan tidur kamu.

1. Selimut Harian (dipakai setiap malam)

👉 Idealnya dicuci setiap 2–3 minggu sekali

Kalau kamu tidur pakai AC, gampang berkeringat, atau punya kulit sensitif, sebaiknya jangan lebih dari 2 minggu.

2. Selimut Tebal / Bedcover

👉 Setiap 1 bulan sekali

Karena lebih jarang langsung menempel ke kulit, selimut tebal masih aman dicuci sebulan sekali—asal tetap dijemur rutin.

3. Selimut Anak & Bayi

👉 Setiap 1 minggu sekali

Kulit anak lebih sensitif dan selimutnya sering kena tumpahan susu, air liur, atau keringat.

4. Selimut untuk Hewan Peliharaan

👉 Minimal 1 minggu sekali

Bulu, bau, dan bakteri menumpuk lebih cepat. Jangan tunggu sampai bau menyengat.

Kenapa Banyak Orang Salah? Ini Penyebabnya

Banyak yang menunda mencuci selimut karena:

  • ukurannya besar dan berat
  • takut mesin cuci rusak
  • lama kering, apalagi saat musim hujan
  • merasa “masih bersih”

Padahal, menunda mencuci selimut justru bikin pekerjaan jadi lebih berat karena noda dan bau makin sulit dihilangkan.

Risiko Kalau Selimut Terlalu Jarang Dicuci

Kalau selimut jarang dicuci, efeknya bukan cuma soal bau.

Beberapa risiko yang sering terjadi:

  • bau apek meski sudah disemprot pewangi
  • kulit gatal atau alergi
  • gangguan pernapasan ringan akibat tungau
  • kualitas tidur menurun

Tidur harusnya bikin badan segar, bukan malah bikin nggak nyaman.

Tips Mencuci Selimut Biar Tetap Awet

Biar selimut bersih tanpa rusak, lakukan ini:

  • gunakan deterjen cair agar tidak meninggalkan residu
  • hindari merendam terlalu lama
  • pilih mode gentle di mesin cuci
  • jangan pakai pewangi berlebihan
  • pastikan selimut benar-benar kering sebelum disimpan

Dan ingat, selimut tebal jangan dipaksa masuk mesin cuci kecil.

Musim Hujan? Ini Solusinya

Kalau cuaca nggak mendukung:

  • jemur di ruang berventilasi baik
  • gunakan kipas atau dehumidifier
  • jangan menumpuk selimut basah
  • atau… serahkan ke laundry profesional seperti Falisha laundry

Lebih praktis dan bebas bau apek.

Selimut itu bukan cuma pelengkap tidur—tapi bagian penting dari kenyamanan dan kesehatan kamu.

Mulai sekarang, ingat polanya:

  • 2–3 minggu untuk selimut harian
  • 1 bulan untuk selimut tebal
  • 1 minggu untuk selimut anak atau hewan

Tidur pun jadi lebih nyenyak, bersih, dan wangi.

Laundry Express Jogja
2016-2024 © Expressnesia Group
Butuh bantuan? Chat saja.
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram