September 25, 2026

Jangan Asal Cuci! Begini Cara Mencuci Baju Berlapis Furing

Home » Blogs » Jangan Asal Cuci! Begini Cara Mencuci Baju Berlapis Furing

Jangan Asal Cuci! Begini Cara Mencuci Baju Berlapis Furing

falishalaundryjogja.com
September 25, 2026
by : 
faris
cara mencuci baju berlapis furing

Pernah mencuci blazer, dress, rok, atau jaket yang bagian dalamnya memiliki lapisan furing? Setelah dicuci, bagian luarnya mungkin masih terlihat baik, tetapi tiba-tiba furing menjadi kusut, menggelembung, berubah bentuk, atau terasa kurang nyaman saat dipakai.

Hal seperti ini sebenarnya cukup umum. Baju berlapis furing memang membutuhkan perlakuan yang sedikit berbeda saat dicuci karena terdapat dua jenis material yang menyatu dalam satu pakaian. Jika proses pencucian terlalu kasar, bukan hanya kain luar yang berisiko rusak, tetapi bagian furing juga bisa mengalami masalah.

Lalu, bagaimana cara mencuci baju berlapis furing yang benar? Yuk, simak tipsnya.

Kenapa Baju Berlapis Furing Tidak Bisa Dicuci Sembarangan?

Furing atau lining merupakan lapisan kain yang berada di bagian dalam pakaian. Fungsinya bukan sekadar membuat pakaian terasa lebih nyaman, tetapi juga membantu pakaian mempertahankan bentuknya dan membuat kain luar tidak langsung bersentuhan dengan tubuh.

Masalahnya, bahan furing belum tentu memiliki karakteristik yang sama dengan bahan luar.

Misalnya, bagian luar menggunakan katun atau linen, sedangkan furing menggunakan bahan sintetis yang lebih licin. Ketika terkena air, deterjen, gesekan, dan putaran mesin cuci, kedua bahan tersebut dapat bereaksi berbeda.

Akibatnya, pakaian bisa mengalami perubahan bentuk, furing tertarik, atau muncul kerutan yang sulit dirapikan.

1. Cek Label Perawatan Sebelum Mencuci

Langkah paling aman adalah melihat label perawatan pakaian terlebih dahulu.

Label biasanya memberikan informasi apakah pakaian boleh dicuci dengan mesin, harus dicuci menggunakan tangan, menggunakan air dingin, atau justru dianjurkan untuk dry clean.

Jangan langsung berasumsi bahwa pakaian yang terlihat kuat berarti aman dimasukkan ke mesin cuci. Pada pakaian berlapis, justru bagian dalamnya yang sering membutuhkan perhatian lebih.

Jika label mencantumkan simbol dry clean, sebaiknya ikuti petunjuk tersebut daripada mengambil risiko merusak struktur pakaian.

2. Balik Pakaian Sebelum Dicuci

Jika pakaian memang boleh dicuci dengan air, membalik pakaian sebelum dicuci dapat membantu mengurangi gesekan langsung pada permukaan luar.

Pastikan kancing, resleting, atau pengait sudah ditutup. Cara sederhana ini juga membantu mengurangi risiko pakaian tersangkut dengan benda lain selama proses pencucian.

Untuk pakaian dengan detail seperti bordir, aksesori, atau hiasan tertentu, sebaiknya gunakan laundry bag agar perlindungannya lebih maksimal.

3. Gunakan Air Dingin atau Suhu Rendah

Air panas memang dapat membantu membersihkan kotoran tertentu, tetapi bukan pilihan terbaik untuk semua jenis pakaian berlapis furing.

Perubahan suhu yang terlalu ekstrem berpotensi membuat beberapa jenis serat mengalami perubahan bentuk atau ukuran. Karena itu, air dingin atau suhu rendah biasanya menjadi pilihan yang lebih aman, selama sesuai dengan petunjuk pada label pakaian.

Selain itu, hindari merendam pakaian terlalu lama. Pakaian berlapis dapat menyerap air dengan karakter berbeda antara kain luar dan furing.

4. Jangan Berlebihan Menggunakan Deterjen

Lebih banyak deterjen bukan berarti pakaian menjadi lebih bersih.

Deterjen yang terlalu banyak justru dapat meninggalkan residu, terutama jika proses pembilasan kurang maksimal. Pada pakaian berlapis, residu dapat tertinggal di antara kain luar dan furing.

Gunakan deterjen secukupnya sesuai tingkat kotoran dan petunjuk produk. Untuk pakaian yang relatif ringan kotorannya, tidak perlu menggunakan takaran berlebihan.

5. Pilih Siklus Cucian yang Lembut

Jika menggunakan mesin cuci, pilih program delicate, gentle, atau hand wash jika tersedia dan memang sesuai dengan label pakaian.

Hindari siklus dengan putaran yang terlalu agresif. Gesekan dan tarikan yang berlebihan dapat membuat furing berubah posisi atau bahkan menyebabkan jahitan bagian dalam lebih cepat mengalami kerusakan.

Untuk pakaian yang cukup sensitif, mencuci dengan tangan menggunakan gerakan lembut bisa menjadi alternatif.

Yang perlu dihindari adalah mengucek atau memelintir pakaian terlalu kuat.

6. Jangan Diperas Berlebihan

Setelah dicuci, jangan memelintir pakaian berlapis furing untuk mengeluarkan air.

Memelintir dapat memberikan tekanan yang tidak merata antara kain luar dan lapisan furing. Jika dilakukan berulang kali, bentuk pakaian dapat berubah dan furing bisa menjadi tidak rapi.

Lebih baik tekan pakaian secara perlahan untuk mengurangi air, kemudian gantung atau letakkan sesuai petunjuk perawatan.

7. Perhatikan Cara Menjemurnya

Cara mengeringkan pakaian juga sama pentingnya dengan cara mencuci.

Hindari menjemur pakaian berlapis furing di bawah sinar matahari yang terlalu terik dalam waktu lama, terutama jika bahannya mudah mengalami perubahan warna.

Tempat yang memiliki sirkulasi udara baik dan tidak terlalu panas biasanya lebih aman.

Untuk beberapa jenis pakaian, menggunakan hanger yang sesuai juga membantu mempertahankan bentuk bahu dan keseluruhan pakaian.

8. Kapan Sebaiknya Dibawa ke Laundry?

Tidak semua pakaian perlu dicuci sendiri di rumah. Jika pakaian memiliki struktur yang cukup rumit, bahan luar dan furing berbeda, terdapat noda membandel, atau label perawatannya menyarankan dry clean, lebih baik menggunakan layanan laundry seperti Falisha laundry yang memahami karakter pakaian tersebut.

Hal ini terutama berlaku untuk blazer, jas, dress formal, coat, rok berstruktur, dan pakaian dengan banyak detail.

Penanganan yang tepat sejak awal dapat membantu mengurangi risiko pakaian berubah bentuk atau mengalami kerusakan pada bagian furing.

Jadi, Apakah Baju Berlapis Furing Perlu Perlakuan Berbeda?

Iya. Baju berlapis furing sebaiknya tidak diperlakukan sama seperti kaus atau pakaian sehari-hari yang lebih sederhana.

Kuncinya adalah memperhatikan label perawatan, menghindari gesekan dan putaran berlebihan, menggunakan deterjen secukupnya, serta mengeringkan pakaian dengan cara yang sesuai.

Kalau masih ragu, terutama untuk pakaian formal atau berbahan sensitif, menyerahkannya kepada laundry profesional bisa menjadi pilihan praktis. Dengan penanganan yang tepat, pakaian berlapis furing tidak hanya tetap bersih, tetapi juga lebih terjaga bentuk, kenyamanan, dan tampilannya.

Daripada baru mencari cara memperbaiki furing yang sudah berubah bentuk, lebih baik memberikan perlakuan yang tepat sejak proses pencucian pertama.

Laundry Express Jogja
2016-2024 © Expressnesia Group
Butuh bantuan? Chat saja.
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram