
Cuaca panas memang menggoda. Selimut habis dicuci, matahari lagi terik-teriknya, rasanya pengin langsung jemur di bawah sinar matahari biar cepat kering. Tapi… tahan dulu.
Menjemur selimut di matahari terik ternyata bisa bikin selimut rusak pelan-pelan, lho.
Yuk, kita bahas kenapa kebiasaan ini sebaiknya mulai ditinggalkan.
1. Warna Selimut Bisa Cepat Pudar
Sinar matahari langsung, terutama di siang bolong, mengandung sinar UV yang cukup kuat. Kalau selimut sering dijemur di kondisi ini:
- warna cepat pudar
- motif jadi kusam
- selimut terlihat “tua” meski baru dipakai
Apalagi selimut dengan warna gelap atau motif ramai—efeknya jauh lebih terasa.
2. Serat Kain Jadi Kaku & Kasar
Pernah pegang selimut yang tadinya lembut tapi tiba-tiba jadi kaku? Salah satu penyebab utamanya adalah panas berlebih dari matahari.
Panas ekstrem bikin:
- serat kain mengering berlebihan
- tekstur jadi kasar
- kenyamanan selimut berkurang
Ujung-ujungnya, selimut nggak lagi nyaman dipakai buat rebahan.
3. Selimut Bisa Menyusut Tanpa Disadari
Beberapa bahan selimut—seperti katun, wol, atau fleece—cukup sensitif terhadap panas. Kalau sering dijemur di bawah matahari terik:
- ukuran selimut bisa menyusut
- bentuknya jadi nggak simetris
- susah dirapikan di kasur
Sekali menyusut, hampir mustahil kembali ke ukuran semula.
4. Daya Tahan Selimut Jadi Lebih Pendek
Paparan panas tinggi secara terus-menerus bikin serat kain cepat rapuh. Akibatnya:
- selimut gampang sobek
- bulu halus cepat rontok
- kualitas menurun drastis
Padahal, selimut yang dirawat dengan benar bisa awet bertahun-tahun.
5. Wangi Selimut Malah Cepat Hilang
Ironisnya, menjemur di matahari terik justru bisa bikin aroma wangi cepat menguap. Panas tinggi mempercepat penguapan pewangi, sehingga selimut:
- cepat kehilangan aroma segar
- tercium “kosong” atau flat
- perlu dicuci ulang lebih cepat
Sayang kan, kalau sudah pakai pelembut tapi wanginya cuma bertahan sebentar?
Jadi, Cara Jemur Selimut yang Benar Itu Gimana?
Tenang, bukan berarti selimut nggak boleh kena matahari sama sekali. Yang penting atur caranya:
✔ Jemur di tempat teduh tapi berangin
✔ Hindari jam 11.00 – 14.00
✔ Balik selimut secara berkala
✔ Pastikan selimut benar-benar kering sebelum disimpan
✔ Gunakan hanger besar atau jemur rata agar bentuk tetap bagus
Kalau cuaca lagi nggak bersahabat, menjemur indoor dengan sirkulasi udara yang baik juga aman kok.
Menjemur selimut di matahari terik memang bikin cepat kering, tapi risikonya:
- warna cepat pudar
- kain jadi kaku
- selimut menyusut
- usia pakai jadi pendek
Mulai sekarang, lebih baik jemur dengan cara yang lebih ramah kain. Selimut awet, tidur pun makin nyaman.
Kalau mau lebih praktis?
Serahkan ke laundry profesional seperti Falisha laundry yang tahu cara merawat selimut dengan benar.

